Kagum dengan pak Djoko Sasono eks. Dirjen Perhubungan Darat

Untuk Anda yang merasa belum dipercayai Allah untuk menimang momongan…atau mendapatkan momongan yang hebat…Sebaiknya anda Berhenti Merokok (menyebabkan kemandulan)… Luar Biasa baru kali ini Pejabat  posisi tinggi Di Dirjen Kementrian Perhubungan Darat Djoko Sasono…di bulan Desember 2015… mengundurkan diri, tidak banyak Pejabat tinggi di Negara Indonesia yang memiliki TanggungJawab tinggi dan mau melepaskan Posisi tinggi yang diakibatkan karena merasa tanggung jawabnya kurang berhasil saat Liburan Hari Lahir Tuhan (eh… Liburan Hari Lahir Nabi) dan Juga Liburan Hari Lahir Rasul yang bersamaan (suatu Faktor kebetulan Liburan bersamaan di minggu akhir tahun 2015) sehingga Jalanan Macet…… Berbeda sekali kasusnya saat pak SN mengundurkan diri sebagai Ketua Legislatif……. Hiks….. Inikah Cerminan #Revolusi Mental di kalangan atas? Kalau memang seperti ini menimbulkan sikap #optimis untuk kemajuan NKRI di Masa Depan….. Mungkin Juga seharusnya pejabat di Kementrian Pendidikan berpikir untuk mengevaluasi diri, karena #Kegagalan Saat ini saya lihat para Remaja SD, SMP, SMA sudah dicekoki Rokok dan Gaya Hidup Racun Nikotin agar terlihat “Gaya” oleh para Industri Rokok….., Nah kalau mau #RevolusiMental juga sekalian agar para Guru dilarang merokok selama di Sekolah…. dan juga … Untuk Murid dilarang merokok di Sekolah…. Karena Rokok itu tinggal selangkah lagi menuju Rokok Ganja….. Juga efeknya Hanya menguntungkan Karyawan perusahaan Rokok, Klinik, Rumah Sakit Umum, Rumah Sakit Kanker, Rumah Sakit Fertilitas dan juga Perusahaan Farmasi dan Perusahaan Pemakaman http://www.dw.com/id/nikotin-rusak-sperma/av-18138856 #MotivatorStopSmoking www. BudiLukita .top Belum lagi kasus di Kementrian Sosial yang butuh banyak penanganan seperti Kemiskinan, dan Masalah Sosial lainnya termasuk Pengungsi Gafatar dan Pengungsi Ahmadiah yang mana mencapai ribuan orang, dibutuhkan Koordinasi serius dan dibutuhkan pemahaman Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama….. Kasihan Pengungsi Gafatar yang sekedar mencari kehidupan baru bertani di Kalimantan, dianggap Aliran Sesat, bahkan pemukimannya dibakar, sehingga harus balik ke kampung halaman, dimana disanapun mereka dianggap membawa Ideologi yang salah….. Bukankah itu seperti #TransmigrasiSwakarsa yang menjadikannya Gagal adalah memang tidak mudah untuk Hijrah dan meniru kesuksesan Rasullullah, Padahal sudah ada beberapa Ahli Pertanian, Dokter Rica, Dokter Lainnya, mencapai hampir seribu orang dan mungkin yang kurang adalah struktur keamanan seperti Polisi dan TNI yang dibutuhkan bilamana ingin sukses membentuk daerah baru dan mendapatkan kesuksesan pertanian ataupun kesuksesan mengembangkan daerah baru, dan karena banyak masyarakat lain merasa kehilangan sosok rekan dan saudara mereka, ditambah juga ketidakjelasan dari Ideologi Gafatar yang merekrut orang hampir ribuan orang untuk membentuk daerah baru dan juga tak ada kejelasan mengenai tujuan dari Gafatar membentuk kolonisasi baru….  Ini juga bukti kehebatan dari Rasullullah zaman dahulu yang berhasil Hijrah, sedangkan masa kini dengan teknologi canggih dsb. justru tidak dapat ditiru oleh Gafatar yang tidak jelas ideologi dan tujuan utamanya…

————————————————————————-

Inovator

Nikotin Rusak Sperma

Bahwa rokok membahayakan kesehatan manusia adalah bukan rahasia lagi. Namun sebuah studi yang baru dirilis mengungkap dimensi kerusakan yang bisa dialami perokok pria. Temuan terbaru itu memastikan, nikotin dapat merusak sel sperma dan merenggut kemampuan pria untuk memiliki keturunan.

Tonton video 03:02

 Terlampir Video dari Deutsche Welle – Media terbitan Jerman

Balanced Life harmonious Yin and Yang